Sabtu, 11 Juni 2011

Jurus-jurus Sakti Menanamkan Minat Baca untuk Balita

Idealnya seperti yang sering kita lihat di film-film. Menjelang tidur, Anak kita telah rapi dengan balutan piyama motif kartun kesayangannya dan berbaring manis ditempat tidur. Sudah minum susu dan gosok gigi. Kemudian kita bacakan dongeng pengantar tidur dengan suara yang lucu-lucu. Ia pun kesenangan. Meminta kita mengulang-ngulang bagian kesukaannya. Hingga ia tertidur lelap. Kita menciumnya, merapikan selimutnya, mendoakannya dan mematikan lampu kamarnya. Indah sekali.

Hal yang sayang sekali belum berhasil saya lakukan hingga umur anak saya 4 tahun. Menjelang tidur biasanya dia masih sibuk berlari-lari menghabiskan sisa tenaganya, sebelum tiba-tiba tersungkur dalam posisi nungging dan jatuh tertidur – dimana saja. Kalau di bacakan buku, tidak sampai 2 kalimat dia sudah hilang entah kemana. Sedih sekali, padahal sejumlah buku bacaan balita yang gambarnya menarik sudah dibelikan untuk menggugah minat bacanya.

Saya pun mencari informasi mengenai bagaimana caranya menanamkan minat baca untuk Balita, khususnya Balita yang susah untuk diajak membaca. Dari hasil bertanya ke banyak orang yang lebih berpengalaman, membaca buku  dan majalah serta browsing di internet, saya mendapatkan beberapa jurus sakti yang cukup ampuh dipraktekkan ke anak saya, dan mungkin pula cocok untuk putra-putri Anda. Beberapa jurus-jurus sakti tersebut diantaranya:

1. Pilih bacaan dari bidang yang diminatinya.
Anak sekarang mudah fanatik pada sesuatu. Contohnya ada yang suka dinosaurus, robot, mobil, kereta api atau princess. Nah pilihlah bacaan yang berhubungan dengan minat mereka tersebut. Sekarang mulai banyak buku balita dengan tema-tema yang banyak diminati anak-anak. Jangan paksakan membeli buku Princess yang gambarnya lucu karena kita suka, padahal anak kita tidak berminat sama sekali. 

2. Mengajaknya memilih sendiri buku yang diminatinya
Memilihkan buku yang diminati si Anak, ada kalanya salah pilih. Lebih baik lagi jika si Anak kita ajak ke toko buku dan memilih sendiri buku yang minatinya. Saya pernah membeli buku Mc Queen kesukaan si kecil yang menurut saya bagus sekali gambarnya. Ternyata Anak saya tidak suka entah karena apa, dan dia punya pilihan buku Mc Queen sendiri yang lain. Tapi saya tetap memaksakan membeli buku yang saya nilai bagus tersebut disamping buku pilihannya. Ternyata dia tidak melirik buku pilihan saya, sedangkan buku pilihannya sendiri dibaca terus sampai sobek-sobek. Mungkin memang ada daya tarik dari sebuah buku yang hanya Tuhan dan Anak kita yang tahu. Serta Penerbit yang jeli tentunya.

3. Membacalah dimana saja dan pada posisi apa saja
Kelaut lah, membaca sambil tidur manis untuk anak yang tidak bisa diam. Ternyata ada cara lain, misalnya dengan dia dipunggung kita sambil main kuda-kudaan. Kita bisa membacakan cerita sambil si kecil duduk di punggung kita seperti main kuda-kudaan. Dia senang, kita pun dapat pijatan gratis yang lumayan. Membaca bisa juga sambil di gendong atau pun berendam dalam air hangat, tentunya dengan buku yang anti air. 

4. Mengganti tokoh cerita dengan nama si Anak
Coba deh, ini jurus benar-benar sakti mandraguna. Siap-siap bosan membacakan cerita yang sama berulang kali.

5. Baca cerita yang pendek tapi sering
Sekarang mulai banyak buku yang tulisannya hanya 3-5 baris saja. Ini cocok untuk balita yang gampang bosan. Saran saya dalam mencari buku untuk Anak, yang sabar mencarinya. Pasti akan ketemu yang cocok suatu saat nanti. Tidak harus beli hari ini.

6. Pilih buku yang ada aktifitasnya
Misalnya permainan mencocokan, menggunting, menghitung, menirukan suara atau sejenisnya. Mereka biasanya lebih tertarik dibanding cerita yang datar. Atau anda bisa berkreasi dengan membuat aktifitas sendiri dari sebuah buku. Seperti menemukan warna tertentu dalam setiap lembar bacaan, atau menempelkan stiker tertentu pada buku cerita.

7. Memberi contoh
Ini hal yang paling susah., tapi sangat benar. Jangan pernah berharap Anak minat membaca kalau orang tuanya tidak punya minat membaca. “Ayah Ibu tidak suka membaca tapi mereka baik-baik saja tuh hingga dewasa, jadi kenapa saya harus suka membaca?”, kira-kira begitulah isi pikiran mereka.

Demikianlah beberapa Jurus Sakti Menanamkan Minat Baca pada Balita yang saya terapkan untuk Anak saya. Mudah-mudahan bermanfaat bagi teman-teman. Mari kita berbagi pengalaman untuk mencerdaskan Anak Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar